Alasan Kenapa Harus Memilih AC dengan Freon R32

25 Nov 2016

Sebelum tahu cara memilih Air Conditioner yang pas untuk keluarga, ada baiknya Anda harus mengetahui perbedaan-perbedaan jenis freon yang dipakai pada mesin pendingin saat ini. Ada beberapa jenis Freon yang dipakai untuk mesin pendingin yaitu:

  • Freon R22

Freon R22 adalah kata lain dari CFC (chloro-flouro-carbon) yang ditemukan pada tahun 1930, senyawa CFC ini memiliki properti fisika yang baik digunakan untuk refrigran atau pengunaan untuk mesin pendingin, yaitu tidak beracun, stabil dan tidak mudah terbakar. Akan tetapi setelah peneliti menemukan bahwa CFC adalah termasuk ozon deplenting substance (ODS) yaitu zat yang dapat menyebabkan kerusakan pada ozon, masyarakat mulai menghentikan pemakaian zat ini.

  • Freon 410A

Freon 410A adalah zat yang digunakan untuk refrigran yang berteknologi inverter. Mulai tahun 2015 kemarin beberapa brand AC mengunakan zat ini untuk dipasang kedalam mesin pendinginya.

  • Freon R32

Sebelum membahas R32, kita harus mengetahui terlebih dahulu bahwa Freon R22, 410A dan R32 tidak kompatibel satu sama lain, sehingga freon tidak boleh dicampur atau diganti dengan freon yang lain. Lalu apa itu freon R32? Baru-baru ini ditemukan Freon pengganti yang lebih ramah lingkungan dibandingkan freon 410, karena R32 memiliki GPW () yang lebih rendah.

Freon R32 memiliki index angka dingin yang lebih rendah dibanding R22, pendinginan AC dengan freon R32 lebih cepat dan lebih dingin dibandingkan Freon 410A dan R22.

Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan Freon R32 lebih ramah lingkungan dan memiliki pendinginan suhu yang lebih baik.

Ada beberapa pilihan jenis-jenis AC dengan Freon R32 yang dapat Anda pilih, salah satunya adalah AC Sharp New Jetstream Series AH-A7TEY. AC Sharp jenis ini menggunakan Freon R32 Eco New Refrigerant yang ramah lingkungan. AC ini memiliki kapasitas 3/4PK. AC keluaran Sharp ini sudah dilengkapi dengan teknologi Super Jetstream, yaitu teknologi yang bisa melakukan pendinginan ruangan lebih cepat dan maksimal. Selain itu, ada juga teknologi Auto Swing Louver, yaitu teknologi untuk menyebarudara agar lebih merata ke seluruh ruangan. Tidak ketinggalan, adan juga fitur High Density Pre Filter, yaitu teknologi pre-Filter dengan kerapatan yang padat sehingga dapat menyaring debu dan partikel yang lebih kecil. Dan yang terakhir, ada fitur Auto Restart. Dengan adanya fungsi Auto Re-Start ini memungkinkan AC tetap menyimpan setting suhu dan kecepatan kipas dalam memory pada saat aliran tiba-tiba padam, sehingga pada saat aliran listrik kembali pulih AC dapat beroperasi pada setting semula. Dengan fitur ini, Anda tidak perlu lagi bangun di tengah malam untuk menyalakan AC ketika aliran listrik kembali pulih.

Itulah beberapa penjelasan tentang jenis-jenis Freon, sehingga Anda dapat mengetahui dampak pengunaan freon bagi lingkungan. Pilihlah produk-produk yang ramah lingkungan untuk kebaikan anak cucu kita nanti.